setelah hujan reda, sesaat sebelum melewati sebuah pasar, motornya ia belokkan ke jalan alternatif agar terhindar dari macet, melewati bangunan pabrik yang berjejer,,,,, uuh jalan hancur berlubang, becek, genangan air di mana-mana. lubang jalan menganga, seperti kolam renang, seperti kubangan kerbau dulu yang kutau, penuh berisi air yang berwarna kuning kotor karena bercampur lumpur, setelah air hujan di aduk oleh besarnya ban mobil tronton dan trailer yang mengangkut barang hasil industri.
Aneh,, sangat aneh,,, di jalan menuju daerah industri, perusahaan berjejer rapat,,, sementara jalan di depannya berlubang besar dan banjir air lumpur,, bukankah ini negeri makmur seperti cerita nenekku.
tak lama memasuki jalan laternatif itu, pada sebuah kubangan yang cukup besar,,, lima orang anak kecil dengan riang mandi di kubangan jalan yang sangat kotor,,,, sangat, sangat kotor,,, tak layak untuk berenang ikan sekalipun,,, tapi mereka, anak-anak bangsa ini,,, menganggap itu kolam renang,, akkhh negeri apakah ini,, saat sebuah trailer melintas,,, mereka berlari menepi ke pinggir jalan,, bersorak telanjang dada,,, dan setelah trailer melintas air kubangan menjadi semakin kotor dan kecoklatan,,, dan lima anak kecil itu terjun ke air itu,,, masya allah,,, beginikah warna sebagian negeri ini,, itu bukan kolam renang,, bukan sungai sekalipun..
LULUH
11 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar