kini dapat kunikmati duka
duka penempuhan segala rasa
s'lalu sapa ini nurani
kali pertama kurasa
bagai batu menggelinding dada
kali kedua, kuhanya tertunduk layu
dan kali seterusnya
aku teriak "duka datanglah, sebab karenanmu aku bisa tetap berdiri di bumi
(firdy, Malang, 1999)
LULUH
11 tahun yang lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar